1. UMUR HEWAN
Untuk hewan jenis sapi umur
hewan yang baik sebagai hewan qurban adalah dua tahun, untuk domba enam bulan sampai satu tahun dan untuk kambing satu tahun.
Untuk mengetahui berapa umur hewan qurban adalah dengan melihat gigi seri hewan qurban, yaitu dilihat dari jumlah gigi yang sudah berganti dari gigi susu
menjadi gigi tetap. Ukuran gigi tetap lebih besar dibandingkan gigi susu, warna gigi susu putih sedangkan gigi tetap biasanya berwarna
kekuningan, ini terkait dengan lapisan yang berbeda pada kedua gigi
tersebut.
Pada kambing apabila satu
pasang gigi seri sudah berganti maka umur kambing tersebut sekitar satu
tahun. Sedangkan pada domba pergantian satu pasang gigi seri dapat
mempunyai arti bahwa umur domba tersebut sekitar 1 tahun. Untuk hewan sapi apabila
satu pasang gigi seri sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap
berarti umur sapi tersebut sudah sekitar dua tahun.
2. HEWAN SEMPURNA DAN TIDAK CACAT
Pastikan hewan yang akan anda gunakan sebagai hewan kurban adalah yang sempurna dan tidak mengalami cacat.
3. PERHATIKAN TINGKAH LAKU HEWAN
Tingkah laku hewan yang sehat gesit, enerjik dan tidak loyo. Jangan memilih hewan qurban yang menyendiri, tidak bersemangat dan terlihat lesu karena itu menandakan gejala hewan tersebut tidak sehat atau sakit.
4. PERHATIKAN CARA HEWAN MAKAN
Apabila hewan qurban menunjukkan nafsu makan yang lahap itu pertanda bahwa hewan tersebut baik. Sedangkan hewan yang terlihat tidak nafsu
makan maka ada kemungkinan hewan tersebut sedang mengalami gangguan kesehatan.
5. PERHATIKAN BAGIAN MATA, HIDUNG, DAN ANUS
Pada bagian mata usahakan yang bersih tidak
belekan, hewan yang sehat pada bagian dalam kelopak matanya berwarna pink,
apabila bagian dalam kelopaknya pucat atau berwarna
kuning sebaiknya jangan dibeli.
Pada hidung sedikit basah tetapi tidak becek itu tanda hewan sehat. Tetapi jika hewan terlihat sperti pilek dan keluar cairan dari
hidungnya secara berlebihan apalagi ada gejala bersin-bersin kemungkinan hewan
tersebut tidak dalam kondisi yang sehat.
Hal terkahir yang
perlu diperhatikan adalah keadaan anus hewan. Apabila disekitar anus
hewan terlihat kotor berarti ada indikasi hewan tersebut mengalami diare.
Perhatikan juga kotoran yang ada
disekitar hewan tersebut, apabila ditemukan kotoran yang encer berarti
benar hewan tersebut mengalami diare dan hewan tersebut sebaiknya jangan anda pilih.
Untuk
lebih meyakinkan anda mengenai hewan qurban yang anda beli sebaiknya
didampingi oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar